Selasa, 14 November 2017

Penting nya Manajemen Di kehidupan Mahasiswa


  Pengertian Managemen

Kata manajemen di ambildari kata bahasainggrisyaitu “manage” yang berartimengurus, mengelola, mengendalikan, mengusahakan, memimpin. Dalampembahasaninipengertianmanjemen di fokuskan pada permasalahan badan usaha
Berikut pengertianmanajemen menurutbeberapaahli :
1.                  James A.F Stoner
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan semua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
2.                  Mary Parker Follet
Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan sesuatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi itu berarti adalah seorang manajer bertugas untuk mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
3.                  Ricky W Griffi
Mendefinisikan Manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.

  Manfaat dan Tujuan Managemen dalam kegiatan sehari-hari

       Manfaat managemen dapat diketahui melalui uraian berikut ini :
o   Membantu kita membat strategi yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang lebih sistematis, logis, rasional pada pilihan strategis.
o   Merupakan sebuah proses bukan keputusan atau dokumen. Tujuan utama dari proses dalah mencapai pengertian dan komitmen dari apa yang direncanakan.
o   Proses yang kita laksanakan menyediakan pemberdayaan individual. Pemberdayaan adalah tindakan memperkuat pengertian diri sendiri mengenai efektifitas dengan mendorong dan menghargai usaha kita untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan latihan inisiatif serta imajinasi.
o   Mengingkatkan kesadaran kita akan ancaman eksternal sehingga kita akan terbiasa untuk mempersiapkan rencana lain yang tidak diinginkan oleh faktor luar.
o   Dapat mengetahui dengan lebih baik terhadap perubahan karena kita telah mempersiapkan rencana dari perubahan tersebut.
o   Menciptakan kerangka kerja komunikasi internal dengan orang lain
o   Membantu mengintegerasikan perilaku individu kita kedalam kelompok atau golongan
o   Mendorong terciptanya sikap positif akan perubahan dalam diri kita
o   Mendorong tingkat kedisiplinan dan formalitas kepada managemen kegiatan kita

  Manfaat Managemen dalam lingkungan sosial

                    Lingkungan kerja

Dalam dunia kerja setiap individu harus mampu menguasai dan paham akan ilmu managemen. Karena, dalam lingkungan ini kita bekerja sama dalam satu unit atau kesuluruhan individu lainnya yang saling melengkapi dalam tugas kerja yang telah dibagi sesui kemampuan masing-masing individu untuk mencapai tujuan bersama. Atasan dan bawahan bekerjasama dan memiliki amanat dan tugas masing-masing. Atasan yang memiliki tugas untuk mengatur dan menentukan masa depan sebuah organisasi ini kearah yang sesuai keinginan bersama. Namun, atasan tidak boleh otoriter karena alangkah lebih baiknya jika atasan dalam menentukan suatu keputusan atau kebijakan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan anggota lainnya untuk mengukur dan menampung saran dan gagasan yang mungkin lebih efektif kalau digabungkan oleh gagasan yang kita miliki.
Hal yang ironis apabila seorang anggota organisasi hanya cerdas dan mahir dalam sistem keuangan, produksi, dan pemasaran saja. Tapi seorang anggota prganisasi harus pula pandai dalam managemen SDM terutama akhlak tiap tiap anggota lainnya dan hal ini akan dibahas pada bagian manfaat managemen.
Semua jabatan dalam organisasi memiliki tugas dan amanah. Dimana manager bertugas sebagai manager yang memiliki amanah kuat untuk memimpin dan mensejahterakan bawahannya. Begitupula bawahannya memiliki tugas sebagai pembantu pekerjaan atasan dan memiliki amanah untuk menjaga dan membela atasannya baik itu dalm bentuk materil maupun moral.

  Lingkungan Masyarakat

Manfaat managemen dalam lingkungan masyarakat adalah terciptanya keharmonisan dan keselarasan dalam hidup bermasyarakat. Hal ini mengacu pada kemampuan kita dalam manajemen waktu untuk bergaul, waktu untuk ikut serta dalam kegiatan masyarakat, dan waktu untuk membantu mencerdaskan masyarakat baik melalui  komunikasi antar personal, komunikasi kelompok dan komunikasi umum lainnya.
Bukan hanya manajemen waktu terhadap masyarakat, tapi pola pikir dan perilaku kita juga harus bisa dimanajemen. Salah satu contoh manajemen pola pikir dalam masyarakat adalah kita harus meilah dan memahami mana ada sebuah pesan dimasyarakat yang harus dipahami, ditiru dan dibuang positif maupun negatifnya.
Perilaku dalam masyarakat merupakan hasi dari pola pikir kita dimana hati menjadi direktur yaitu memutuskan keputusan, dan otak menjadi manager yang berfungsi memerintahkan keputusan direktur, dan alat indra adalah bawahan yang menjalankan dan melaksanakan perintah dari manager. Dalam berkomunikasi kita juga harus memikirkan ucapan apa yang keluar dari mulut kita, karena ucapan tersebut akan ada pihak yang tersakiti bila kita tidak dapat menjaga setiap ucapan kita di masyarakat. Maka, nantinya kita akan menjadi orang yang disegani bila didalam masyarakat kita dapat berperilaku maupun menjaga setiap ucapan yang keluar dalam aktivitas masyarakat.

  MANFAAT MANAJEMEN DALAM LINGKUNGAN KELUARGA

                    Manfaat manajemen dalam waktu berkumpul keluarga

Membagi waktu dalam kehidupan sehari hari sangatlah vital dan memiliki dampak yang baik apabila mampu melakukannya. Demikian pula dengan memberikan waktu untuk berkumpul dengan keluarga akan memiliki dampak positif terhadap jalannya silaturahmi. Contoh yang banyak sekarang ini adalah dimana anak kurang perhatin dan kasih sayang didalam keluarga. Dalam manajemen itu memiliki tujuan, diantaranya manajemen berdasarkan prioritasnya. Pertama tujuan primer adalah bagaimana kita mendapatkan sesuatu kondisi sebaik mungkin. Misalnya, dalam keluarga memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan lahiriyah maupun batiniyah dengan sebaik mungkin. Kedua tujuan sekunder, yaitu bagaimana untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Misalnya, dalam keluarga harus meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan meningkatkan kinerja usaha dan pemberian ilmu duniawi maupun akhirat agar seimbang satu sama lain.

                    Manfaat manajemen keuangan dalam keluarga

Dalam teori Dale Yoder menyimpulkan, manajemen itu menunjukkan proses daropada perencanaan, pembibingan, dan pengawasan. Karena dalam kehidupan sehari hari sendiri banyak orang yang masih tidak dapat mengatur keuangan baik milik sendiri maupun keluarga. Maka manajemen dalam cangkupan kecil adalah jumlah uang yang dipakai untuk keperluan yang jelas dan pasti. Pengawasan pun tidak kalah penting, karena dengan adanya pengawan pengeluaran maka bisa terkendali dan apabila da kesalahan pengeluaran akan dapat mudah diketahui.

  MANFAAT MANAJEMEN TERHADAP DIRI SENDIRI

                    Manajemen waktu

Ketika seseorang dapat mengatur waktunya, sesungguhnya ia adalah calon individu yang sukses. Karena pembagian dan penempatan waktu yang baik akan membuka kita menjadi sosok individu yang berhasil dalam karier, anggota keluarga, maupun pribdi yang bermutu tinggi. Di dunia ini terdapat dua pribadi , yaitu satu kaum Monocronic adalah individu yang sangat menjunjung tinggi ketepatan waktu. Kedua yaitu kaum Polycronic yaitu individu yang tidak masalah dengan keterlambatan waktu.
Akan tetapi, dimana seseorang itu berada jelas mempunyai kesempatan sukses baik dari kaum Monocronic dan Polycronic. Karena kembali lagi pada dirinya sendiri dalam manajemen waktu.

                    Manajemen perasaan

Kali ini adalah mengapa banyak orag tidak dapat memanjemen perasaannya ? baik itu emosi, cinta dan dengki. Ketika sedang emosi maka dalam berbicarapun akan sangat keras dan lepas kontrol. Kita tidak dapat berbicara dengan rasional.
    Ketika seseorang jatuh cinta, dia akan lupa dalam memanajemen persaannya tersebut, yang ada dalam pikiran dan hatinya adalah persembahan cinta yang begitu surplus untuk orang yang ia cintai. Dan ketika patah hati terjadi maka akan mengalami limitnya rasa semangat yang dikarenakan surplusnya cinta. Seharusnya, orang tersebut bisa menyeimbangkan rasa cinta kepada Tuhan dan sesama manusia. Meskipun kita sudah merencanakan, belum tentu akan berjalan sesuai dengan yang kita kehendaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar